Menyiapkan Makanan Sehat untuk Keluarga

Menyiapkan makanan sehat untuk keluarga itu susah-susah gampang. Sebelum memahami apa saja yang dibutuhkan kita perlu mengetahui beberapa hal.GOLDEN PERIOD of GROWTH & DEVELOPMENT anak adalah ketika :

 1.Masa Hamil & Janin
Pada saat itu percepatan jumlah sel bertambah sehingga membutuhkan protein dan zat gizi mikro, sementara percepatan penambahan ukuran sel juga membutuhkan energi dan zat gizi mikro
2.Masa Bayi & Anak
Membutuhkan zat gizi mikro dan makro untuk mencapai TB & BB optimal. Ini dia kebutuhan zat gizi mikro dan makro yang dibutuhkan :
  • Karbohidrat : sumber energi
  • Protein : Pertumbuhan & regenerasi sel
  • Lemak : Sumber energi, metabolisme vitamin & hormon
  • Vitamin : Enzim & metabolisme tubuh
  • Mineral : Enzim & metabolisme tubuh
  • Serat : Melancarkan pencernaan
  • Air : Metabolisme & fungsi ginjal
Hal pertama yang harus dilakukan oleh ibu2 hamil adalah MENERIMA kehamilan dulu, alias siap mental. Jangan kemudian malah enggak doyan makan, dengan alasan apapun! Karena pada trisemester pertama justru mereka harus memperbanyak perbanyak protein, vitamin, dan mineral. Saat itulah adalah masa pembentukan sel2. Selanjutnya baru perbanyak karbohidrat yaitu pembentuk ENERGI,  ini adalah masa pembesaran sel2.
Janin akan menerima makanan melalui tali pusar. Yang menarik adalah semakin bertambah usia seorang ibu, maka transfer zat gizi  akan kurang bagus (itu sebabnya banyak dianjurkan jangan memiliki banyak anak). Usia yang paling baik untuk melahirkan adalah 25-30 tahun, dengan berat anak sehat sekitar 3 kg.
Pada masa pertumbuhan anak, ibu harus rajin PANTAU berat badan mereka. Perhatikan GRAFIK TUMBUH KEMBANG ANAK, yang biasa diberikan oleh dokter atau di posyandu.
Growth Sputh usia 2 tahun lebih kearah kognitif (otak), karena itu sebelum usia 2 tahun harus memperhatikan masalah gizi.
Setelah usia 5 tahun baru kontrol 6 bulan sekali.
Sebab, di Indonesia masalah yang paling sering terjadi adalah GIZI BURUK dan OBESITAS. Apa yang terjadi bila kita tidak memperhatikan masa 2 tahun perkembangan, misal bila anak kita ternyata kena Anemia Defisiensi Besi? Maka yang terjadi akan seperti ini :

 

Perhatikan kondisi otak. Otak pada anak yang mengalami gizi kurang dan infeksi akan “kosong”, sementara yang bergizi cukup dan sehat akan terlihat penuh. Jadi otak kosong bukan hanya istilah lagi ya? 😛
Angka Stunting (orang dengan pertumbuhan badan pendek) akibat kurang gizi terutama zat yodium, di Indonesia adalah 30% lebih. Kekurangan dari wanita dengan tinggi badan pendek adalah dikhawatirkan mengalami kesulitan melahirkan bayi yang besar.
Ini juga dampak stunting pada perkembangan otak :

 

Pada masalah obesitas sendiri, anak obesitas ke depannya nanti dikhawatirkan akan menjadi penyakit degeneratif. 
3 triguna makanan adalah :
  1. Sumber zat tenaga : karbohidrat, lemak/minyak
  2. Zat pembangun : protein
  3. Zat pengatur : vitamin & mineral.
Kebutuhan zat gizi anak-anak mulai 0 tahun sampai 10 adalah sbb :

 

Kita harus memperhatikan 3 J, yaitu : JENIS, JADWAL, JUMLAH

Berdasarkan TUMPENG GIZI SEIMBANG sbb :

sumber : websehat.net
Untuk anak yang harus diatur adalah jadwal 3 kali makan utama, 2 – 3 kali snack.
  • Sarapan : jam 06.00-07.00
  • Snack pagi : jam 10.00
  • Makan siang : jam 12.00-13.00
  • Snack sore : jam 16.00
  • Makan malam : jam 18.00-19.00
  • Snack malam : jam 21.00 (biasanya pada bayi : ASI)
Anak susah makan? Perlu dicari penyebabnya antara lain :
Masalah kesehatan :
  • Penyakit infeksi
  • Stomatitis
  • Diare dan muntah
  • Penyakit kronis
  • Kesulitan makan
Penyebab selain masalah kesehatan :
  • Menu kurang variasi (tidak enak)
  • Perut kembung (makanan pedas, asam, menimbulkan gas)
  • Camilan berlebihan (menyebabkan kenyang)
  • Waktu makan tidak tepat (misal : terlalu pagi)
  • Super aktif (tidak konsentrasi, bermain terus)
  • Terlalu capai dan kurang istirahat (traveling)
  • Perubahan lingkungan (punya adik baru)
  • Protes kepada orangtua (merasa tidak aman)
Mengenai jenis makanan :
  • Makanan anak 0-6 tahun : ASI EKLUSIF
  • Makanan anak 6bln-2 tahun : ASI + MPASI
  • Makanan anak 2-5 tahun : seperti orang dewasa porsi lebih kecil
Ini adalah MY FOOD PLATE (piring makanku) sajian sekali makan untuk anak2, perbandingannya kira2 seperti ini :
Penggunaan bahan pangan sebaiknya :
  • Menggunakan bahan pangan segar, tidak berformalin, peptisida
  • Sumber protein hewani : ikan, ayam, susu, telur (hati2 alergi)
  • Sumber protein nabati : tempe, tahu, kacang2an
  • Minyak : tinggi kandungan asam lemak tak jenuh (minyak zaitun, jagung, kedele)
  • Hindari bahan pangan yang diawetkan
  • Gunakan garam beryodium
  • Tidak menggunakan bumbu2 tajam (merica, cabe, penyedap vetsin)
  • Untuk anak

Terakhir bila anak tidak mau makan, maka harus dicari penyebabnya dan cari motivasi agar anak-anak mau makan lahap.

Jadi bagaimana cara moms menyiapkan makanan sehat untuk keluarga selama ini?

Sumber :Talk-show Menyiapkan Makanan Sehat Untuk Keluarga DR. Dr. Yustina Anie I., MSc. SpGK  
Image : Grazyna Suchecka for freeimages.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s